Penyakit Tiroid Bahaya

Kurangnya kadar tiroid pada anak, terjadi setidaknya 1 dari 4000 kelahiran, lebih sering dialami perempuan dibandingkan laki-laki. Di negara maju, sudah dilakukan penapisan (screening) untuk diagnosis kelainan ini, karena efek yang ditimbulkan cukup merugikan. Sayangnya di Indonesia hal ini belum rutin dilakukan kaerna mahalnya biaya pemeriksaan untuk mengukur kadar hormon tiroid.

Hipotiroid bisa disebabkan oleh beberapa hal. Penyebab ini diantaranya, gangguan pada organ tiroid yang memproduksi hormon (misalnya terjadi gangguan pembentukan kelenjar tiroid), adanya gangguan metabolisme hormon atau karena adanya senyawa yang mengakibatkan hormon tiroid tidak bekerja optimal.

Dengan adanya gangguan ini, maka fungsi hormon tiroid tidak optimal. Padahal hormon ini berperan dalam pertumbuhan badan dan lebih enting pertumbuhan sel otak. Permasalahan utama yang muncul akibat berkurangnya hormon tirodi adalah gangguan pertumbuhan dan retardasi mental. Selain itu dapat terjadi masalah pada gerakan (motorik) dan gangguan berbicara.

Kenali gejala penyakit tiroid

Kadang, gejala penurunan kadar hormon tiroid sangat sumir, sehingga luput dari perhatian orang tua. Berikut adalah gejala-gejalanya  :

- Berkurangnya aktivitas dibandingkan dengan anak normal

- Bagian dahi depan melebar

- Sulit makan dan berat badan tidak meningkat

- Pertumbuhan tinggi badan lambat.

- Buang air besar sulit

- Kulit menjadi kuning (jaundice)

-  Menangis dengan suara keras dan serak

Seringkali anak dengan hipotiroid dikenal sebagai “anak baik” karena jarang menangis dan lebih sering tertidur. Jika memiliki anak dengan gejala tersebut, riwayat keluarga harus ditelusuri mendalam, terutama jika didapatkan riwayat adanya retardasi mental pada anggota keluarga yang lain, mungkin saja hal ini disebabkan berkurangnya kadar hormon tiroid. Seorang ibu yang mengalami kekurangan hormon tiroid pada saat mengandung atau saat melahirkan juga perlu mendapatkan perhatian, karena anaknya kemungkinan mengalami kelainan yang sama. Penyakit tiroid ini biasanya dialami bayi yang memiliki berat lahir kurang dari 200 gram atau lebih dari 4500 gram.

Diagnosis kelainan dari penyakit tiroid

Untuk memastikan kelainan ini diperlukan pemeriksaan yang memadai. Pemeriksaan darah untuk mengukur kadar hormon tiroid (dikenal dengan T3 atau T4), pemeriksan kadar hormon yang merangsang pengeluaran hormon tiroid dikenal dengan Thyroid Stimlating Hormone/TSH). Selain itu dilakukan pemeriksaan scanning  (sintigrafi) terhadap tiroid untuk mengetahui kemungkinan penyebab dan juga berguna untuk membedakan antara kelainan kongenital yang menetap, atau hanya gangguan yang bersifat sementara.

Perlu ditentukan diagnosis secara cepat, selanjutnya diberikan terapi optimal. Setidaknya ada beberapa aspek yang diperlukan. Mulai dari diet, aktivitas, hingga pengobatan yang diperlukan. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa penanganan yang terbaik jika dilakukan sebelum berusia 13 hari, setelah pemberian pengobatan, kadar hormon normal sudah tercapai dalam 3 minggu.

Obat yang diberikan dikenal dengan levothyroxin, obat ini cukup aman, efektif dan harganya tidak terlalu mahal. Sehingga obat ini cukup sesuai bagi anak yang menderita hipotiroid kongenital. Lamanya pemberian obat bergantung pada kondisi penderitanya, sehingga hanya dokter yang dapat menentukan lamanya obat diberikan.

Anak yang diberikan obat, selanjutnya dilakukan evaluasi untuk memantau hasil pengobatan. Pertambahan berat badan, tinggi badan dan perkembangan mental harus senantiasa di evaluasi, apakah sudah sesuai dengan usianya. Pemeriksaan kadar hormon sebaiknya juga dilakukan secara berkala untuk evaluasi pengobatan, sekaligus menentukan dosis obat yang akan diberikan.

Dapatkah dicegah ?

Kelainan ini tidak dapat dicegah, namun setidaknya dapat dilakukan pemeriksaan awal ibu pada saat akan hamil atau ketika hamil. Pemeriksaan ini memberi gambaran apakah terdapat kemungkinan terjadinya kongenital hipotiroid pad anak yang dikandungnya. Jika diduga terdapat kelainan hormn tiroid pada ibu, saat anaknya lahir dilakukan pemeriksaan kadar hormon tiorid pada anak dan jika memang terdapat kelainan, maka penanganannya lebih cepat sehingga hasilnya lebih baik. Apabila tidak didapatkan resiko pada ibu hamil, sebenarnya idealnya semua bayi lahir dilakukan skrining.


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Tiroid and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>